August 17, 2008
Kontroversi Naskah Proklamasi
Posted at 08:09 PM

diambil dari sini

-----

Naskah proklamasi hasil corat-coret Soekarno - Hatta

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.


Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta

Naskah kemerdekaan yang sudah disusun 2 bulan oleh panitia BPUPKI , namun tak dibacakan dan diubah oleh soekarno-hatta pas H-1 menjelang hari kemerdekaan

Bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia ini harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke pintu gerbang Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan didorong oleh keinginan luhur,

supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka dengan ini rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Kemudian dari pada itu, untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia, yang melindungi segenap bangsa Indonesia, dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasarkan kepada ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluknya, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jakarta, 22 Juni 1945

Ir. Soekarno, Drs. Muhammad Hatta, Mr. Ahmad Soebardjo, Abikusno Tjokrosujoso, A.A. Maramis, Abdul Kahar Muzakir, H. Agus Salim, KH. Wahid Hasjim, Mr. Muh Yamin.



August 17, 2008
Kesengsaraan Dunia Vs Kesengsaraan Akhirat
Posted at 08:01 PM

Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menyampaikan suatu hadits yang menggambarkan salah satu episode di hari pengadilan kelak nanti. Penggambaran yang menjelaskan betapa kesenangan surga sejenak cukup membuat orang yang paling menderita sewaktu di dunia lupa samasekali akan penderitaannya. Sedangkan kesengsaraan neraka walau sekejap cukup untuk menjadikan orang yang paling nikmat sewaktu hidup di dunia tidak ingat lagi akan semua kesenangannya.

Pada hari kiamat didatangkan orang yang paling nikmat hidupnya sewaktu di dunia dari penghuni neraka. Lalu ia dicelupkan ke dalam neraka sejenak. Kemudian ia ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kebaikan, pernahkah kamu merasakan suatu kenikmatan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb.” Dan didatangkan orang yang paling menderita sewaktu hidup di dunia dari penghuni surga. Lalu ia dicelupkan ke dalam surga sejenak. Kemudian ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kesulitan, pernahkah kamu merasakan suatu kesengsaraan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb. Aku tidak pernah merasakan kesulitan apapun dan aku tidak pernah melihat kesengsaraan apapun.” (HR Muslim 5018)


diambil dari sini

 



July 6, 2008
Refreshing
Posted at 03:05 AM

Tadi habis kondangan si rizal, ditengah jalan kepikiran buat jalan2. Akhirnya muter2 de ditaman mini pake motor. Kunjungan pertama adalah museum, kedua museum, ketiga museum, keempat museum... kunjungan terakhir nonton imax :p Emang rada garing si jalan2 sendiri, but gapapa'lah, jalan2 sendiri lebih bebas dan lebih cepat :D

Kunjungan pertama adalah museum penerangan. Disini banyak alat2 kamera, koran, TVRI, RRI dan foto2 artis jaman dulu. Melihat foto2 disana serasa flashback bernostalgia kezaman perjuangan kemerdekaan dan orba (jieeh). Sayang museumnya agak gelap, mau hemat listrik kali ya.

Kunjungan kedua adalah museum telekomunikasi, sayang dah tutup. Kunjungan ketiga adalah museum olahraga, tutup juga

Kunjungan keempat ke museum keprajuritan, untung belum tutup. Dari jauh nih museum kereen, kayak benteng. Jalan masuk kesana pun musti lewat jembatan kayu model difilm tarzan. Sayangnya nih museum gelap juga dan sepi. Lumayan serem ngiterin gedung sambil ngeliat2 patung, ornamen, dan foto2 pejuang jaman dulu. Oh ya, ongkos masuknya cenggo.

Terakhir adalah nonton imax (keong mas). Ah kebetulan ada film baru, Wild Ocean. Menurut pendapat saya, Wild Ocean ini lebih keren dibanding born to fly ataupun t-rex. Ceritanya tentang kehidupan ikan dilaut di afrika selatan, dan yang pastinya kita serasa seperti berada dilaut afrika sana. Sayang karena dah kecapean, saya jadi malah kurang konsen nontonnya. Iya capek karena pagi td pake acara lari dulu 10 keliling + kondangan + muter2 keluar tmii nyari atm (atm bni+mandiri ditmii rusak) + jalan2 museum. Oh ya, kalau nyari atm diluar tmii, lebih baik ke rumah sakit haji, keluarnya dari pintu keluar II. Kalau dah ngambil duit, masuk lagi lewat pintu masuk II, trus tunjukkin tiketnya, biar gak bayar lagi. Fyi, lokasi pintu masuk II dan pintu keluar II tidak sama, agak berjauhan.

Upps ternyata sudah sore, pulang ah.. dan ternyata 'ketemu' macet di kp rambutan


« Newer | »

herik
Muslim, Send an Instant Message  ym: her1k
View my complete profile

Arsip
Blog Temen-temen
Liputan Jalan-Jalan
Friends
Sites Visited
free hit counter


CREDITS:
Tagboard currently supported by myshoutbox, online user by fastonlineusers, picture by photobucket, uploadit and counter by statcounter.

JADWAL SHOLAT