Entries for January, 2005
January 4, 2005Berguguran Posted at 05:50 AM Wah sudah tahun baru. Semilir angin membisikkan akan banyak bunga dan tangkai yang berjatuhan tahun ini. Kabar yang tak terduga dari bunga yang kuat pancaran harumnya sampai ke tangkai muda & kecil yang sesaat lagi jatuh berguguran. Walau begitu, beberapa tangkai masih kuat berdiri meski deru angin mulai menggoyahkan posisinya. |
January 7, 2005
King Posted at 11:12 PM Akhir2 ini motor King menjadi sangatt menyebalkan. Suaranya itu lhoo..bikin kuping panas dan bikin tidur gak nyenyak. Maklum rumah gw deket jalan raya, tepatnya rumah kedua dari samping jalan. Kalo malem tuh motor suka ngebut dan suaranya itu, sampe bikin gw mau nyumpahin yang nggak2 (Astaghfirullah..). Ini motor walau kecepatannya biasa2 aja, tapi suaranya itu boo.. bising banget. Polusinya juga gila2an.. asapnya kemana2, mungkin karena 2 TAK kali ya. Untung sekarang gak produksi lagi sama Yamaha (gantinya Scorpio 4 tak). Tapi walau dah gak diproduksi, bekasnya malah banyak diminati dan murah! ente tawar 5 juta juga dapet, akhirnya tetep aja jalan penuh polusi. Jangan beli motor kayak gini ya.. cuma bikin polusi udara + suara, dan yang paling gak enak, ente bisa disumpahin orang sekampung. Wahai King bikers.. coba itung, berapa dosa yang ente dapet gara2 suara motor ente yang lewatin rumah, musholla ternyata sangat mengganggu orang lagi sholat (bukannya khusuk,malah jadi ngedumel), lagi tidur (bikin gak bisa tidur), lagi belajar (bikin gak konsen), lagi masak (bisa salah masukkin bumbu).. Wahai King.. contohlah Tiger, walau lebih gede, cepet, keren & sporty, tapi low profile & kalem, gak banyak omong, gak suka dipake nyopet, jambret, rampok.. Ugghh.. itu suara King lagi.. |
January 10, 2005
"yang ditabrak lari" Posted at 07:09 PM Ini bukan kejadian tabrak lari, tapi ini adalah kejadian "yang ditabrak lari". Berawal gara2 ke madu kesiangan, pulang dari pertokoan pun kesorean. Malam minggu, jam 18.30 daku baru pulang menyusuri jalan martadinata kemudian masuk tol layang pelabuhan akhirnya kekanan ambil tol jagorawi. Hari itu hujan dan licin, karena ingin cepat sampai, saya ambil jalur mendahului. Bersama seorang teman, sepanjang tol acaranya ngobrol, gak nyadar kalo kita lupa masang seat-belt. Beberapa pintu keluar tol sunter, cempaka putih, rawamangun terlewati.. oh senangnya, dikit lagi kayaknya sampe niyy. Lagi sedang asik2nya nyopir, tiba2 sedan silver didepan ngerem mendadak.. BRAAAAkkKK..!! Kijang perjuangan babe gw nabrak mobil orang!! eh tuh sedan, bukannya berhenti malah kabur saudara2!! padahal'kan gw yang nabrak. Mau dikejar, tapi mesin mobil babe gak mau hidup. Seketika saya turun ngeliat kedepan, bemper depan penyok kedalem, body pinggir depan penyok dikit, kipas pendingin gak mau muter, karburator bocor. Bingung..! selanjutnya pegimane3X..(mandra tm) pengalaman 6 tahun nyopir baru kali ini nabrak dan ditol pula, sepi kagak ada orang buat minta bantuan. Mobil2 lain lewat begitu saja, cuma asik ngelihat gw yang lagi kesusahan. Alhamdulillah, untungg.. aja bawa HP, langkah SOS pertama adalah nelpon! cengar-cengir seneng, tapi bytheway no telpon mobil derek berapa ya? douh.. Langkah SOS kedua, telpon 108! sayang.. suara operator gak kedengeran, jalan tol berisik banget. Langkah SOS ketiga telpon rumah! akhirnya teriak2 disela kebisingan, minta ditelponin mobil derek. Laju tol di jalur kanan lumayan macet, karena mobil babe ngeblok jalan. Jadilah malam mingguku, berhujan2 gerimis, duduk diatas jalan tol flyover, dengan sedikit ngeri karena jalan tolnya bergoyang2, menatap bintang..(ups gak sempet deng ;p). Setelah 20 menitan kehujanan (dari jam 19.30), mobil derek yang kutunggu tiba.. senangnya. Mobil derek ini sebenarnya gratis sampe keluar pintu tol, tapi kalo diantar sampai rumah ada biaya tambahan. Ternyata mobil derek ini setiap saat patroli ditol, jadi kalo misalnya mobil ente mogok/tabrakan dijalan tol, jangan panik! tinggal tunggu mobil derek lewat aja. Epilog Seharusnya jika mobil sedan merasa gak bersalah, tentunya ia akan turun dan komplain. Tapi kenapa kabur? mungkin karena dia merasa bersalah gara2 ngerem mendadak, atau mungkin dia berpikir daripada ribut2 mending kita urus mobil masing2, atau mungkin karena tampang gw lumayan menakutkan setelah dibotakin gini..hihi gak tau deh. Yang penting, saya harus mengambil hikmah dari kejadian ini. |
January 18, 2005
Kembali Posted at 09:08 PM Kala malam bosan tak tertahankan Tangan ini mulai bergerak-gerak Meraba mencari menemukan kegemaran Mengikuti gerak rasa hati sang tuan Inilah luapan kesunyian tengah malam Untaian pelepas rasa yang sukar diungkapkan Tersimpan dalam jurang yang paling dalam Sulit diraih karena sesak tertahan Bertemankan cahaya temaram Berputar fikir menembus malam Tersesat dalam fatamorgana silam Saat purnama mengaku bintang Berpura miliki sinar benderang Angkuh tunjuk jalan nyaman dan terang Ternyata hanyalah jalan cahaya kesemuan Kegelapan berkedok pantulan Selebihnya gelap berujung kehancuran Disini aku terpaku Mencari jalan untuk kembali Sibuk tandai agar tak dibodohi (gerak-gerak tangan 18/01/05) |
January 18, 2005
Tidaklah sesulit dahulu Posted at 09:14 PM Kehidupanku saat ini tidaklah sesulit orang-orang dahulu Punya ladang tapi masih kelaparan Panen datang langsung dirampas Hati sakit bercampur ketakutan Melawan berarti kematian Pagi makan, siang belum tentu Ubi dan singkong menjadi lalapan Nasi menjadi kemewahan Kehidupanku saat ini tidaklah sesulit orang-orang dahulu Jalani hari-hari penuh waspada Karena inspeksi mulai melanda Merambah sudut rumah-rumah warga Sayup-sayup terdengar derap sepatu Sekonyong terkejut dan bersembunyi dikolong bangku Berdoa penuh harap serdadu segera berlalu Selintas ingatan pilu kembali Kala ayah kakak dibawa pergi Tiada lagi belaian Tiada lagi canda Yang ada keheningan Siang malam berlalu sunyi Bersama asa tangis tertahan Kehidupanku saat ini tidaklah sesulit orang-orang dahulu Siang dipaksa kerja kepanasan Malam dijeruji kedinginan Tubuh lunglai tak tertahan Serasa ingin melawan Mohon sekiranya beri belas kasihan Ingin rasanya istirahat barang 5 menitan protes sekali laras senapan menerjang Protes dua kali cemeti bersahutan Protes tiga kali nyawa melayang Kehidupanku saat ini tidaklah sesulit orang-orang dahulu Saat tetes air mata habis Tak lagi menetes Hanya tetesan darah tertinggal Bersama campuran aroma mesiu Walau bahu tertembak tangan terluka Tapi kaki ini masih ada Mata ini masih melihat Telinga ini masih mendengar Jantung ini masih berdetak Lantang terkobar mereka berkata Perjuangan ini takkan pernah henti! Kehidupanku saat ini tidaklah sesulit orang-orang dahulu Subuh pagi mulai beranjak Naik gunung turun gunung Lewati setapak perbukitan Lalui kelok rimba belukar yang gelap Disana sepasang harimau kadang mengintai Namun tak surutkan hati untuk terus pergi Demi anak istri dikampung seberang Sepasang kaki letih telanjang Memohon berhenti turunkan beban Namun waktu tak bisa menunggu Lewat hari dagangan tak'kan laku Kehidupanku saat ini tidaklah sesulit orang-orang dahulu Mengapa masih saja mengeluh ? Mengapa masih saja berputus asa ? Mengapa masih saja manja mengasihani diri ? Mengapa masih saja duduk berpaku tangan ? (sebuah malam tanpa motivasi 17/01/05) |
January 20, 2005
Sepuluh kali lipat Posted at 08:58 PM "Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)" (QS.Al-An'aam:160) Walau udah dikasih tau gitu, kita masih aja banyak yang malas dan pake pikir2 dulu.. Padahal senyum aja berpahala .. -> (ini gw senyum lho..) |
January 22, 2005
jangan putus Posted at 09:51 PM Untuk pejuang kesunyian Yang hilang dari keramain Sendiri terjaga dimalam kelam Tetaplah maju Kuatkan tekad Jalan ini memang panjang Jua sunyi membosankan Tapi yakinlah! Ini bukanlah jalan kesiaan Ini adalah jalan perjuangan 'Tuk tarik singa yang terperosok dalam Sampai satu masa terjinakkan Saat dua terpadu dalam satu Sepasang sayap tumbuh baru Melayang melesat cepat Gemparkan kampung kilat (bertanya kapan, 22/01/05) |
January 23, 2005
Busana ketat Posted at 11:36 PM Buat cewe2 (or cowo2? hiyy..) yang suka make busana ketat musti tahu neh. Menurut pakar kesehatan dr. Kusmarinah Bromono SpKK, spesialis kulit RSCM, ternyata berbusana ketat bisa menimbulkan : Jamur Kita itu negara tropis beda ama negara eropa sono, jadi pakaian ketat atau tebal mesti dihindari. Jika tidak, kulit akan kekurangan ruang untuk bernafas sementara cairan yang keluar dari tubuh lumayan banyak. Akibatnya, permukaan kulit menjadi lembab. Dengan berpakaian ketat, jamur mudah akan beranak pinak, maka terjadilah penyakit panu (bercak putih, coklat atau kemerahan), jamur kurap yg menonjol gatal dan jamur kandida yang basah dan gatal Iritasi Busana sehari-hari jika terlalu ketat dan bahannya berkontur kasar dapat memicu luka. Bercak hitam Awalnya radang ringan, tapi karena berlangsung lama, menimbulkan bercak hitam pada kulit pangkal paha. Jika pemilik tubuh insaf untuk tidak berbusana ketat, warna hitam bisa berkurang dan hilang sama sekali. Biduran/Kaligata Alias bentol2 gatal, mulai betol sebesar biji jagung sampai bibir bengkak. Biduran dapat juga disebabkan oleh tekanan dan ketatnya pakaian sumber: koran jakarta,22/01/05 *sekedar menyampaikan |
January 29, 2005
Dari Tarbawi Posted at 06:18 PM Didunia ini, tak ada yang mempengaruhi kita dalam memilih apakah mau masuk surga atau neraka. Sepenuhnya kita yang menentukan pilihan. Rasulullah bersabda, "Semua umatku masuk surga kecuali orang yang menolaknya." Para sahabat ketika itu bertanya,"Siapa orang yang menolaknya ya Rasulullah?" Rasul mengatakan, "Orang yang menaatiku dia akan masuk surga, dan orang yang menentangku dialah orang yang menolak surga." Kalo dihadapkan antara dua pilihan,surga atau neraka, tentunya kita semua pilih surga dong. Yang perlu dicamkan, ini adalah pilihan kita sendiri dan bukan atas suruhan orang lain. Jika sudah begitu, kita harus lakukan hal-hal yang bisa mengantarkan kita masuk surga. Demikian pula untuk orang-orang yang telah memutuskan untuk masuk neraka. Mereka lakukan hal-hal yang bisa mengantarkan mereka masuk neraka. Padahal mereka mengetahui sebab2 yang bisa mengantarkan mereka ke surga, namun mereka mengabaikannya. Berarti mereka menolak surga dan memilih menempuh jalan menuju neraka. Hidup ini simpel bukan? tinggal pilih 2 option : surga atau neraka ? Kalo lagi lalai sholat.. inget2 lagi ama pilihan kita, gw mau surga apa neraka sich? Kalo lagi males baca Qur'an.. inget2 lagi ama pilihan kita, gw mau surga apa neraka sich? Kalo lagi dengki.. inget2 lagi ama pilihan kita, gw mau surga apa neraka sich? |
-> (ini gw senyum lho..)